Event ini termasuk salah satu pameran B2B terbesar di industri bus dan karoseri. Menariknya, acara ini digelar bareng INAPA dan EV & Charging Indonesia, jadi yang ditampilkan bukan cuma bus konvensional, tapi juga bus listrik, teknologi keselamatan, sampai sistem manajemen armada.
Beberapa karoseri besar dari Indonesia juga ikut meramaikan, seperti Adiputro, Laksana, New Armada, dan Tentrem. Tahun ini ada juga pendatang baru, Piala Mas, yang untuk pertama kalinya ikut berpartisipasi. Dari sisi internasional, hadir produsen seperti Golden Dragon, yang menunjukkan kalau pasar Indonesia dan ASEAN makin dilirik secara global.
Sebenarnya, event ini bukan pertama kali digelar di Indonesia. Sebelumnya sudah pernah diadakan pada 2019, 2022, dan 2024, jadi tahun 2026 ini jadi edisi keempatnya. Targetnya pun cukup besar, dengan lebih dari 1.500 peserta industri dan sekitar 60.000 pengunjung profesional dari 40 negara.
Menurut Direktur GEM Indonesia, Baki Lee, saat ini Indonesia sudah jadi salah satu tuan rumah Busworld terbesar di kawasan, bahkan dianggap sebagai barometer industri bus di Asia Tenggara.
Busworld Southeast Asia 2026 akan menampilkan berbagai desain karoseri yang mutakhir dan modern. Di area pameran, pengunjung dapat melihat langsung beragam inovasi kendaraan, mulai dari bus listrik (electric bus), bus premium dan luxury coach, hingga bus pariwisata modern. Selain itu, juga ditampilkan berbagai teknologi pendukung seperti sistem keselamatan, komponen kendaraan, serta sistem manajemen armada berbasis digital.
Dengan menghadirkan berbagai inovasi serta pelaku industri dari dalam dan luar negeri, Busworld Southeast Asia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga platform strategis untuk memperluas jaringan bisnis dan kolaborasi. Kehadiran teknologi terbaru, termasuk kendaraan ramah lingkungan dan sistem digital, diharapkan mampu mendorong percepatan transformasi industri transportasi penumpang. Melalui ajang ini, Indonesia juga semakin menegaskan posisinya sebagai pasar potensial sekaligus pusat pertumbuhan industri bus di kawasan ASEAN.